rahasia planet merkurius
http://www.youtube.com/watch?v=UVVerBya6l4
orbit messenger
http://www.youtube.com/watch?v=otF2FjpCyZk
buletin messenger
http://www.youtube.com/watch?v=dU31EfUOJ10
Selasa, 11 Februari 2014
Sumber mengenai Messenger
Tulisan mengenai Messenger aircraft di blog ini bersumber
http://messenger.jhuapl.edu/
http://en.wikipedia.org/wiki/MESSENGER
nah bagi yang mau tau lebih lanjut, silahkan klik link dibawah ini
http://messenger.jhuapl.edu/the_mission/movies/MESSENGER_observes_Encke_and_ISON.mov
http://www.messenger-education.org/Interactives/ANIMATIONS/kiosk/index.php?ref=&pageType=off
http://messenger.jhuapl.edu/
http://en.wikipedia.org/wiki/MESSENGER
nah bagi yang mau tau lebih lanjut, silahkan klik link dibawah ini
http://messenger.jhuapl.edu/the_mission/movies/MESSENGER_observes_Encke_and_ISON.mov
http://www.messenger-education.org/Interactives/ANIMATIONS/kiosk/index.php?ref=&pageType=off
INTERSTELLAR MISSION
Jika massa
spacecraft diubah menjadi 1,5 kali massa yang direncanakan.
Jika massa spacecraft
ditambah 1,5, maka dibutuhkan propulsi yang lebih besar dari rencana
sebelumnya. Mungkin lebih besar dari 1,5 kalinya ( karena untuk climb
diperlukan thrust yang lebih besar). Propulsi tambahan tersebut didapatkan dari
tambahan massa propellan.
Jika
peluncuran spacecraft ditunda 1 bulan
Jika peluncuran suatu
spacecraft ditunda selama sebulan, tidak apa-apa. Tetapi harus selalu dicek
apakah bagian-bagian spacecraft masih fungsional. Jangan sampai ketika akan
diluncurkan, tiba-tiba ada bagian yang mengalami malfungsi. Jadi, pengawasan
terhadap fungsinya harus selalu dilakukan. Selain itu, ada lagi yang harus
diperhatikan, yaitu posisi benda-benda langit selalu berubah. Maka misi bisa
terganggu. Bisa saja spacecraft yang kita inginkan untuk sampai di mars
tiba-tiba jadi mengorbit planet lain. Maka, perhitungan ulang harus dilakukan
supaya segalanya akurat.
Jika tempat
peluncuran yang digunakan diubah
Tempat peluncuran yang
digunakan sangat berdampak pada arah dan jalur trajektori. Fator-faktor yang
mempengaruhi antara lain arah angina, kecepatan angina, kemiringan tempat,
letak terhadap ekuator ( efek gravitasi ), dan kemiringan bumi pada tempat
peluncuran baru tersebut. Tentunya, diharapkan spesifikasi tempat peluncuran
tersebut haruslah sama dengan yang sebelumnya. Namun, apabila tidak sama, perlu
dilakukan kalkulasi kembali, terutama kalkulasi untuk jalur trajektori.
Jika roket
peluncur berbeda dengan roket peluncur sebelumnya
Jika roket peluncur
diganti, maka dibutuhkan roket peluncur dengan spesifikasi yang sama atau lebih
baik. Terutama specific thrust ( untuk mencapai orbit ) dan efisiensi bahan
bakar ( yang menentukan massa propellan yang dibutuhkan ). Penggantian roket
peluncur juga akan membutuhkan kalkulasi yang sangat banyak, mulai dari aspek
dinamika terbang, ketahanan struktur, dan aerodinamika sehingga menyebabkan
misi mungkin akan tertunda.
Peluncuran dan lintasan Messenger
MESSENGER probe diluncurkan pada
tanggal 3 Agustus 2004 pukul 06:15:56 UTC oleh NASA dari Space Launch Complex
17B di Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral di Florida , dengan
menaiki
sebuah kendaraan peluncuran Delta II 7925 . Urutan pembakaran secara lengkap berlangsung selama 57 menit untuk membawa pesawat ruang
angkasa ke orbit heliosentris , dengan kecepatan akhir 10,68
km / s ( 6,64
km / s ) serta untuk mengirimkan probe ke
dalam lintasan 7,9 miliar kilometer yang berlangsung selama 6 tahun , 7 bulan dan 16 hari
sebelum akhirnya menyisip orbitnya pada tanggal 18 Maret 2011.
Perjalanan ke Merkurius membutuhkan perubahan kecepatan yang sangat besar karena orbit
Merkurius memiliki gaya gravitasi yang sangat kuat terhadap matahari . Pada
perjalanan dari bumi ke merkurius,
percepatan akan meningkat secara konstan. Messenger akan tiba di Merkurius dengan
kecepatan sangat tinggi untuk mencapai orbit tanpa penggunaan bahan bakar yang
berlebih.
Untuk planet dengan atmosfer seperti yang dimiliki Venus dan Mars , pesawat ruang angkasa dapat
meminimalkan konsumsi bahan bakar dengan menggunakan gesekan dengan atmosfer
untuk memasuki orbit ( aerocapture ) atau membakar secara cepat mesin roket untuk masuk ke dalam orbit diikuti
dengan pengurangan mengorbit
dengan aerobraking . Namun, atmosfer Merkurius sangat tipis untuk
manuver ini . Sebaliknya , MESSENGER menggunakan gravitasi di Bumi , Venus , dan
Merkurius untuk mengurangi kecepatan relatif terhadap Merkurius , kemudian menggunakan mesin roket yang besar
untuk masuk ke dalam orbit elips di planet ini . Proses multi- flyby akan mengurangi jumlah propelan yang diperlukan untuk memperlambat pesawat ruang
angkasa , tapi memperpanjang perjalanan dengan bertahun-tahun dan total jarak
4,9 miliar mil.
Peluncuran MESSENGER
MESSENGER
messenger mission
Messenger adalah wahana antariksa robotic
tak berawak milik NASA yang memiliki misi mengorbit Planet Merkurius, dan
merupakan wahana antariksa pertama yang memiliki misi tersebut. Nama Messenger
merupakan akronim dari MErcury Surface,
Space ENvironment, GEochemistry, and Ranging. Peluncuran pertama Messenger
dilakukan dengan menggunakan Roket Delta II pada 3 Agustus 2004 dengan misi
meneliti komposisi kimia, geologi, dan medan magnet Planet Merkurius.
Awalnya, pada 1973 telah
diluncurkan sebuah wahana antariksa untuk melakukan flyby ke Planet Merkurius
dan Venus. Misi tersebut dilakukan oleh Mariner 10, yang berhasil memetakan
40-45% permukaan Planet Merkurius. Pada tahun 1998, penelitian lebih lanjut
mengininkan untuk mengirim kembali sebuah wahana antariksa ke Planet Merkurius,
karena pada saat itu Plnet Merkurius adalah planet dalam yang paling minim
dieksplorasi. Terlebih, memasukkan
wahana ke orbit Merkurius sangatlah sulit, sehingga menjadi tantangan
tersendiri di masa itu.
Messenger memiliki massa 485kg (1069lb)
pada saat peluncuran. Wahana ini didesain dan dibuat di Laboratorium Johns
Hopkins University Alpplied Physics. Messenger memiliki dimensi tinggi 1.85 m
(73 in) , lebar 1.42 m (56 in), dan tebal 1.27 m (50 in), dan memiliki perkiraan
total biaya misi termsuk biaya konstruksi wahana sebesar US$450 million.
Messenger memiliki beberapa misi, yaitu :
1.
Meneliti komposisi kimia pada permukaan
Merkurius
2.
Meneliti sejarah geologis Merkurius
3.
Menguraikan medan magnet
4.
Menentukan ukuran kulit dan inti Merkurius
5.
Menentukan inventori yang berubah-ubah pada
kutub-kutub Merkurius
6.
Mempelajari Exosfer dari Merkurius
Messenger memiliki propulsi utama sebesar 645N, 317sec.Isp
bipropellant (hydrazine dan nitrogen tetroxide) large velocity assist (LVA)
thruster. Model yang digunakan adalah LEROS 1, dibuat dan dikembangkan di fasilitas
Wescott AMPAC‐ISP, United Kingdom. Wahana didesain untuk membawa beban sebesar
607.8 kilogram(1,340 lb) propellant and pressurizer (helium). Empat 22 N (4.9
lbf) monopropellant thrusters digunakan untuk thruster wahana selama thruster burns,
dan sepuluh 4 N (0.9 lbf) monopropellant thrusters digunakan untuk attitude
control.
Messenger memiliki tenaga yg disuplai oleh two-panel, gallium arsenide/germanium (GaAs/Ge) solar
array yang menyediakan 450 watts pada Mercury. Setiap panel dapat berotasi dan
juga memiliki optical solar reflectors untuk menyeimbangkan temperature array.
Power disimpan di dalam pressure-vessel, 23-amper-jam baterai nickel hydrogen,
dengan 11 vessels dan dua sel pada tiap vessel.
Langganan:
Postingan (Atom)






.jpg)
