mata kuliah astrodinamika

Eva Novitalia 13612013 Raras Ayusyalita 13612027 Febrina Putri Situmorang 13612035

Selasa, 11 Februari 2014

MESSENGER


messenger mission             
Messenger adalah wahana antariksa robotic tak berawak milik NASA yang memiliki misi mengorbit Planet Merkurius, dan merupakan wahana antariksa pertama yang memiliki misi tersebut. Nama Messenger merupakan akronim dari  MErcury Surface, Space ENvironment, GEochemistry, and Ranging. Peluncuran pertama Messenger dilakukan dengan menggunakan Roket Delta II pada 3 Agustus 2004 dengan misi meneliti komposisi kimia, geologi, dan medan magnet Planet Merkurius.
Awalnya, pada 1973 telah diluncurkan sebuah wahana antariksa untuk melakukan flyby ke Planet Merkurius dan Venus. Misi tersebut dilakukan oleh Mariner 10, yang berhasil memetakan 40-45% permukaan Planet Merkurius. Pada tahun 1998, penelitian lebih lanjut mengininkan untuk mengirim kembali sebuah wahana antariksa ke Planet Merkurius, karena pada saat itu Plnet Merkurius adalah planet dalam yang paling minim dieksplorasi.  Terlebih, memasukkan wahana ke orbit Merkurius sangatlah sulit, sehingga menjadi tantangan tersendiri di masa itu.
Messenger memiliki massa 485kg (1069lb) pada saat peluncuran. Wahana ini didesain dan dibuat di Laboratorium Johns Hopkins University Alpplied Physics. Messenger memiliki dimensi tinggi 1.85 m (73 in) , lebar 1.42 m (56 in), dan tebal 1.27 m (50 in), dan memiliki perkiraan total biaya misi termsuk biaya konstruksi wahana sebesar US$450 million. Messenger memiliki beberapa misi, yaitu :
1.       Meneliti komposisi kimia pada permukaan Merkurius
2.       Meneliti sejarah geologis Merkurius
3.       Menguraikan medan magnet
4.       Menentukan ukuran kulit dan inti Merkurius
5.       Menentukan inventori yang berubah-ubah pada kutub-kutub Merkurius
6.       Mempelajari Exosfer dari Merkurius

Messenger memiliki propulsi utama sebesar 645N, 317sec.Isp bipropellant (hydrazine dan nitrogen tetroxide) large velocity assist (LVA) thruster. Model yang digunakan adalah LEROS 1, dibuat dan dikembangkan di fasilitas Wescott AMPAC‐ISP, United Kingdom. Wahana didesain untuk membawa beban sebesar 607.8 kilogram(1,340 lb) propellant and pressurizer (helium). Empat 22 N (4.9 lbf) monopropellant thrusters digunakan untuk thruster wahana selama thruster burns, dan sepuluh 4 N (0.9 lbf) monopropellant thrusters digunakan untuk attitude control.
Messenger memiliki tenaga yg disuplai oleh two-panel,  gallium arsenide/germanium (GaAs/Ge) solar array yang menyediakan 450 watts pada Mercury. Setiap panel dapat berotasi dan juga memiliki optical solar reflectors untuk menyeimbangkan temperature array. Power disimpan di dalam pressure-vessel, 23-amper-jam baterai nickel hydrogen, dengan 11 vessels dan dua sel pada tiap vessel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar